bab 09 materi dasgron (sukses uas)

December 13th, 2010 by khairila09

silahkan download di link ini…..chek this out.….!

materi dasgron bab 8 UAS

December 13th, 2010 by khairila09

pengen bab 8 juga?..enter here

materi dasgron bab7 UAS

December 13th, 2010 by khairila09

hey guyz…materi dasgron bab 7 bisa kamu download di sini

Mengapa AGH menjadi pilihan saya

November 29th, 2010 by khairila09

Saya adalah mahasiswa Agronomi dan Hortikultura (AGH) Institut Pertanian Bogor angkatan 46 (2009) . Saya berasal dari Medan, salah satu kota di Indonesia yang menjadi sentra perkebunan sawit. Jika saya ditanya mengapa saya memilih jurusan Agronomi dan Hortikultura ketika saya masih berada di kelas tiga SMA, maka saya hanya memiliki sebuah jawaban yang sangat sederhana. “Sejak kecil saya sudah akrab dengan aktifitas bertani, dan saya menyukainya. Jangan tanggung-tanggung, kalau mau kuliah di jurusan pertanian, langsung saja ke perguruan tinggi pertanian terbaik nasional, Institut Pertanian Bogor.” Itulah paradigma saya ketika SMA terkait dengan bidang yang saya geluti saat ini ^^ (polos banget yaaa….).

Setahun sudah saya bergelut di AGH. Hingga saat ini, belum ada perubahan terhadap persepsi terkait dengan pilihan saya, namun tidak saya pungkiri ada penambahan wawasan yang Alhamdulillah menambah komitmen dan orientasi saya di bidang pertanian. Saya tetap merasa bahwa pertanian itu sangat menyenangkan dan AGH IPB merupakan jurusan dengan mutu terbaik. AGH IPB tercatat sebagai jurusan dengan  akreditasi A . Bahkan AGH IPB akhirnya menjadi Departemen pertama di IPB yang menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008

Saya percaya, berawal dari sinilah masa depan saya akan terbentuk. Saya menyadari bahwa bukan saatnya lagi mengekor buta terhadap kemajuan bangsa lain. Tetapi sudah saatnya kita mengeksplorasi potensi yang terdapat dalam bangsa ini untuk Indonesia yang maju dan lebih bermartabat. Sektor pertanian adalah potensi besar yang dimiliki bangsa ini. Bagaimana tidak, urusan perut adalah sebuah urgensi yang harus diutamakan. Oleh karenanya, komoditas pertanian bukan lagi sekedar komoditas pangan saja, tetapi telah menjadi komoditas politik. Maka, harus ada pemuda-pemuda yang berkecimpung dalam tubuh sektor pertanian untuk mempertahankan ketahanan pangan, agar Indonesia bukan lagi menjadi “perawan di sarang penyamun”, namun menjadi “primadona di antara batu mulia”.